Sejak lama aku berdiri, dalam sepinya rungkam hati
Tak satupun guru mampu menjawab
Hanya padaMu kubertanya, lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah karena luka tersayang
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Tuntun hatiku dalam tabah menanti jodohku
Tak satupun guru mampu menjawab
Hanya padaMu kubertanya, lewat setiap sujudku ini
Siapakah nanti cinta untukku
Wahai penilai hati lihat batinku
Nyaris bernanah karena luka tersayang
Merana menantikan kisah dan kasih hidupku
Rahasia itu hanya Kau yang tahu
Namun aku tak mau jadi tuna cinta
Tuntun hatiku dalam tabah menanti jodohku
No comments:
Post a Comment