Thursday, February 24, 2011

cuma untuk dikongsi....

aku benci dia...
aku benci sgt2....
aku benci untuk selamanya...
kenapa kau hadir dalam hidupku...
kenapa??
hanya sekadar untuk melukai hati aku...

aku menerima kau sebagai kekasih bukan untuk suka2...
aku tuluskan hatiku untuk menerimamu dengan seikhlasnya..
tapi kena kau sanggup melukakan hatiku????
kenapa sanggup meninggalkan akn aku seorang diri???
besarkah dosaku padamu??
hinakah aku padamu??
aku sangat mencintaimu..
walaupon sudah hampir 3 bulan kita berpisah..
percayalah..
aku masih mencintai dirimu..
aku masih setia padamu..
kerana aku terikat pada janji..
janji yang aku tabur padamu..
tapi kau.......
begitu senang menerima orang lain..
aku seolah olah dipermainkan...
aku ibarat bola yang boleh ditendang kesana kesini...
boleh digosok bila sayang...

sekarang...
kebahagiaan yang aku miliki selama ini telah hilang..
aku dah x memiliki dirimu lg..
kau dah menjadi hak org lain..
tapi aku redha dengan ketentuan ini..
aku terima hakikat ini...
mgkin ini suratan takdir bagiku..
aku harap dikau bahagia disamping dirinya..


susah untuk aku melupakan dirimu..
perit utk aku merasai smua ini...
pilu bila aku teringatkan dirimu...
menitis air mataku bila aku sangat merindui dirimu...
sukar utk aku membuat keputusan smua ini...
akan aku simpan kenangan ini jauh dilubuk hatiku...
salam kemaafan ku pinta darimu...
smoga kau bahgia bersamanya..
salam sayang dariku kepada maisarah muhammadin..

Wednesday, February 16, 2011

Cu Citer

hidup aku skrg dah kembali okey..
alhamdulillah..
skrg aku dpt blaja ngan tenang..
tanpa ade mslh lg..
hilang dripada tension2 cam sem lepas..
walaupon dlu aku telah lemah
tp aku bangkit 
kerna aku harus bangkit 
untuk meneruskan hari2 esk..
bkn senang tuk aku..
amat payah 
tp aku berusaha
x mengenal give up..
x mempedulikan kata org..
hanya aku percaya pada Tuhan
aku boleh berubah
akhirnya aku mendapat kebahagiaan aku semula
terima kasih kepada family aku yg disamping
turut kpd kawan2 yg banyak memberi nasihat
serta guru2 dan lecturer yg bagi advise
xkan aku lupa jasa korang semua
hmm...
lumrah kehidupan..
sesekali kita jatuh
kita harus bangkit semula
kerna mgkin ade hikmah disebaliknya....

Seribu Kemanisan


Seindah sinar pelangi
Serinya menawan hati akan menghilang
Disaat terlena sinar mentari
Hanyalah sang rembulan
Dan bintang kan mengisi
Seri malam...

Usahlah mendusta hati
Lena didakapi mimpi
Menyapa keluhan
Yang akhirnya akan mengundang rawan
Yakinlah kan bersama
Andainya telah tercipta
Panca persada...

( Oh )

Himpunkanlah kekuatan
Usahlah ditaburkan
Seribu kemanisan harapan
Dari genggaman

Semarakkanlah warna asmara
Pabila tiba ketikanya
Keleraikanlah jalinan cinta
Menjadi satu dalam jiwa
Relaikanlah tiap keresahan
Diufuk kemawan
Tautkan keindahan
Kebahagiaan

Aku

Telah berdiri seorang lelaki
Hidup berbekal kecekalan diri
Walau menghadapi sejuta cabaran
Terus berpaut pada kebenaran
Berkurun sudah kau merintis jalan
Bertahun sudah hasratmu terhalang
Tetap bersemarak api keazamnya
Bara keramat doa dan harapan
 
Kau melangkah bermula dari lembah
Kau mendaki setangga ke setangga
Semakin hampir menjejaki puncak
Semakin sering kau ditikam onak
Namun kerana kau lelaki
Derita dapat diselindungi
Tangisanmu rahsia dihati
Kesepianlah teman nan sejati
Di dalamnya kau mengenal diri
Tenangnya wajah matangnya bicara
Kerana kau menyakini
Tuhanlah yang maha ESA
Kerana kau menyakini
Tuhanlah yang maha ESA

Sunday, January 9, 2011

A Friend

(A)ccepts you as you are

(B)elieves in "you"

(C)alls you just to say "HI"

(D)oesn't give up on you

(E)nvisions the whole of you (even the unfinished parts)

(F)orgives your mistakes

(G)ives unconditionally

(H)elps you

(I)nvites you over

(J)ust "be" with you

(K)eeps you close at heart

(L)oves you for who you are

(M)akes a difference in your life

(N)ever Judges

(O)ffer support

(P)icks you up

(Q)uiets your fears

(R)aises your spirits

(S)ays nice things about you

(T)ells you the truth when you need to hear it

(U)nderstands you

(V)alues you

(W)alks beside you

(X)-plains thing you don't understand

(Y)ells when you won't listen and

(Z)aps you back to reality

Seni Menata Hati Dalam Bergaul

Sahabat,

Orang berbuat baik kepada kita bukan karena kita bersikap baik, tapi karena orang lain yang bersikap baik dan mau mengert kita, maka berusahalah agar mudah dimengerti orang lain.

Semoga berguna artikel di bawah ini, mohon maaf bagi yang tidak berkenan dan jadikan hal ini sebagai wacana buat kita.

Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan yang insya Allah akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang penuh rekayasa dan tipu daya demi kepentingan yang bernilai rendah tidak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.

1. AKU BUKAN ANCAMAN BAGIMU
Kita tidak boleh menjadi seorang yang merugikan orang lain, terlebih kalau kita simak Rasulullah Saw. bersabda, "Muslim yang terbaik adalah muslim yang muslim lainnya selamat/merasa aman dari gangguan lisan dan tangannya." (HR. Bukhari)

a. Hindari penghinaan - Apapun yang bersifat merendahkan, ejekan, penghinaan dalam bentuk apapun terhadap seseorang, baik tentang kepribadian, bentuk tubuh, dan sebagainya, jangan pernah dilakukan, karena tak ada masalah yang selesai dengan penghinaan, mencela, merendahkan, yang ada adalah perasaan sakit hati serta rasa dendam.

b. Hindari ikut campur urusan pribadi - Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yang tidak ada manfaatnya jika kita terlibat. Seperti yang kita maklumi setiap orang punya urusan pribadi yang sangat sensitif, yang bila terusik niscaya akan menimbulkan keberangan.

c. Hindari memotong pembicaraan - Sungguh dongkol bila kita sedang berbicara kemudian tiba-tiba dipotong dan disangkal, berbeda halnya bila uraian tuntas dan kemudian dikoreksi dengan cara yag arif, niscaya kita pun berkecenderungan menghargainya bahkan mungkin menerimanya. Maka latihlah diri kita untuk bersabar dalam mendengar dan mengoreksi dengan cara yang terbak pada waktu yang tepat.

d. Hindari membandingkan - Jangan pernah dengan sengaja membandingkan jasa, kebaikan, penamplan, harta, kedudukan seseorang sehingga yang mendengarnya merasa dirinya tidak berharga, rendah atau merasa terhina.

e. Jangan membela musuh, mencaci kawan - Membela musuh maka dianggap bergabung dengan musuhnya, begitu pula mencaci kawannya berarti memusuhi dirinya. Bersikaplah yang obyektif, sepanjang diri kita menginginkan kebaikan bagi semua pihak, dan sadar bahwa untuk berubah harus siap menjalani proses dan tahapan.

f. Hindari merusak kebahagiaan orang lain - Bila seseorang sedang berbahagia, janganlah melakukan tindakan yang akan merusak kebahagiaanya. Misalkan ada seseorang yang merasa beruntung mendapatkan hadiah dari luar negeri, padahal kita tahu persis bahwa barang tersebut buatan dalam negeri, maka kita tak perlu menyampaikannya, biarlah dia berbahagia mendapatkan oleh-oleh tersebut.

g. Jangan mengungkit masa lalu - Apalagi jika yang diungkit adalah kesalahan, aib atau kekurangan yang sedang berusaha ditutupi. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kesalahan yang sangat ingin disembunyikannya, termasuk diri kita, maka jangan pernah usil untuk mengungkit dan membeberkannya, hal seperti ini sama dengan mengajak
bermusuhan.

h. Jangan mengambil hak orang lain - Jangan pernah terpikir untuk menikmati hak orang lain, setiap gangguan terhadap hak seseorang akan menimbulkan rasa tidak suka dan perlawanan yang tentu akan merusak hubungan.. Sepatutnya kita harus belajar menikmati hak kita, agar bermanfaat dan menjadi bahan kebahagiaan orang lain.

i. Hati-hati dengan kemarahan - Bila anda marah, maka waspadalah karena kemarahan yang tak terkendali biasanya menghasilkan kata dan perilaku yang keji, yang sangat melukai, dan tentu perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di lingkungan manapun. Kita harus mulai berlatih mengendalikan kemarahan sekuat tenaga dan tak usah sungkan untuk meminta maaf andai kata ucaan dirasakan berlebihan.

j. Jangan menertawakan orang lain - Sebagian besar dari sikap menertawakan seseorang adalah karena kekurangannnya, baik sikap, penampilan, bentuk rupa, ucapan dan lain sebagainya, dan ingatlah bahwa tertawa yang tidak pada tempatnya serta berlebihan akan mengundang rasa sakit hati.

k. Hati-hati dengan penampilan, bau badan dan bau mulut - Tidak ada salahnya kita selalu mengontrol penampilan, bau badan atau mulut kita, karena penampilan atau bau badan yang tidak segar akan membuat orang lain merasa terusik kenyamanannya, dan cenderung ingin menghindari kita.

2. AKU MENYENANGKAN BAGIMU

a. Wajah yang selalu cerah ceria - Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah besabda, "Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta". (Sunan Abu Dawud).

b. Senyum tulus - Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini sangat menyenangkan bagi siapapun yang menatapnya. Senyum adalah sedekah, senyuman yang tulus memiliki daya sentuh yang dalam ke dalam lubuk hati siapapun, senyum adalah nikmat Allah yang besar bagi manusia yang mencintai kebaikan. Senyum tidak dimiliki oleh orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang busuk hati.

c. Kata-kata yang santun dan lembut - Pilihlah kata-kata yang paling sopan dengan dan sampaikan dengan cara yang lembut, karena sikap seperti itulah yang dilakukan Rasulullah, ketika berbincang dengan para sahabatnya, sehingga terbangun suasana yang menyenangkan. Hindari kata yang kasar, menyakitkan, merendahkan, mempermalukan, serta hindari pula nada suara yang keras dan berlebihan.

PAgi Yg InDah

Pagi ini kudapati hari dengan hati terasa indah
Membasuh jiwaku menghapus laraku sejukkan hati
Adakah celah untukku sembunyikan cinta ini
Hingga sang waktu tak akan pernah merenggutnya
Slamat pagi matahari
Ku tak tau yag terjadi esok pagi
Yang kurasa ku bahagia bersamamu
Slamat pagi matahari
Ku tak tau yag terjadi esok pagi
Yang kurasa ku bahagia bersamamu
Hari ini kuresapi
Kusambut pagi dengan penuh makna
Kau hiasai jiwa oh bersinarlah matahariku
Jalani sisa hari penuh dengan cinta
Berbagi banyak hal denganmu
Dalam hangatmu matahariku..